Pengembangan Multimedia Center

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER

SMP NEGERI 1 WONOSARI

Oleh : Drs. Sukimin,M.M

  

A.      LATAR BELAKANG

Lajunya reformasi di tanah air dalam berbagai bidang kehidupan manusia membawa dampak perubahan yang pesat, termasuk di dalamnya dunia pendidikan . Perubahan ini ditandai lahirnya undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional sebagai pengganti Undang-Undang no 2 tahun 1989 dengan harapan Undang-Undang no 20/2003 ini dapat memberdayakan pendidikan di saat ini dan yang akan datang ke dalam formula yang fleksibel agar ia mampu mengantisipasi berbagai bentuk perubahan. Kalau hal ini harus dilakukan, perlu adanya political will yang kuat dari pemerintah maupun Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten/ Kota. Sebagai konsekwensinya pendidikan harus digunakan sebagai investasi bagi pencapaian peningkatan kualitas manusia. Hal ini juga berarti bahwa pendidikan harus dipandang sebagai investasi bagi terbangungnnya sistim pemberdayaan bangsa dalam kerangka mewujutkan masyarakat belajar, sehingga masyarakat yang demikian akan menghasilkan manusia yang cerdas dan berkualitas.

Hal tersebut dapat dilaksanakan manakala kondisi ekonomi masyarakat dan Nasional dapat tumbuh dan berkembang seirama dengan dinamikanya ekonomi global. Hal ini juga telah diantisipasi dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah sebagaimana diatur dalam UU no 25 tahun 1999. Agar Pemerintah Daerah/ Kabupaten Kota dalam melaksanakan otonomi daerahnya dapat berdaya guna, sebab di Kabupaten Gunungkidul Pendapatan Asli Daerah (PAD ) masih sangat minim sehingga kucuran dana dari pusat masih diharapkan.

            Kondisi geografis lingkungan sekolah SMP N 1 Wonosari yang letaknya di jantung ibu kota Kabupaten merupakan posisi yang strategis, hal ini juga didukung oleh letak zone wilayah Gunungkidul yang terbagi dalam 3 zone yaitu zone Batur Agung dengan jenis tanah perbatuan, zone Wonosari  daerahnya potensi hasil ekonomi dan zone Gunung Seribu dengan daerahnya banyak perbukitan, sehingga SMP Negeri 1 Wonosari layak dikembangkan dari sekarang maupun yang akan datang.

            Kemajuan pendidikan SMP Negeri 1 Wonosari juga dipengaruhi kondisi politik masyarakat sekitar, maksudnya   masyarakat telah memberikan pengakuan bahwa SMP Negeri 1 Wonosari merupakan satu-satunya sekolah favorit di Kabupaten Gunungkidul dan didukung pula oleh kondisi keamanan lingkungan yang kondusif yaitu dengan mantapnya falsafah Tridarma : masyarakat ikut merasa memiliki (handarbeni ), masyarakat merasa ikut membela ( hangrungkebi ) serta masyarakat merasa memiliki kewajiban untuk mempertahankan (mulat sariro hangrosowani ).

            Selanjutnya SMP Negeri 1 Wonosari juga mampu mengantisipasi perkembangan globalisasi ke depan dengan indikator pusat hubungan komunikasi, transportasi khususnya hubungan antar daerah dapat berjalan lancar khususnya hubungan antar Kabupaten.

            Dari hasil pendidikan siswa SMP Negeri 1 Wonosari juga dapat menunjukkan  kemajuannya di bidang IPTEK dengan indikator kemajuan belajar siswa dalam lomba-lomba MIPA pasti dapat mengikuti di tingkat Propinsi DIY, juga dalam hal kemampuan  berbahasa Inggris, sehingga keluaran SMP N 1 Wonosari merupakan pemasok SMA 1 Wonosari dalam hal kwantitas maupun kwalitasnya.

            Yang terakhir tentang kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah secara umum cukup baik terutama yang menyangkut idiologi Negara, politik , ekonomi dan sosial budaya. Tetapi secara khusus di bidang pendidikan Pemda belum dapat memberikan kontribusi kemajuan pendidikan secara signifikan.

            Oleh karena itulah demi kemajuan SMP Negeri 1 Wonosari setelah memeperhatikan hal-hal tersebut di atas kami sepakat mengangkat visi SMP Negeri 1 Wonosari   UNGGUL DALAM PRESTASI DAN BUDI, HANDAL DAN EKSIS SEBAGAI INSTITUSI, TERDEPAN DALAM KOMPETENSI DAN KOMPETISI “

B.     LANDASAN TEORI

Visi dan misi SMP Negeri 1 Wonosari UNGGUL DALAM PRESTASI DAN BUDI, HANDAL DAN EKSIS SEBAGAI INSTITUSI, TERDEPAN DALAM KOMPETENSI DAN KOMPETISI “. Untuk mewujudkan lulusan yang berkompetensi tinggi maka perlu dilakukan suatu usaha yang serius untuk menumbuhkan suatu pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Untuk mencapai hal tersebut maka banyak hal yang harus dilakukan yaitu antara lain mempersiapkan segala perangkat, sarana dan prasarana yang mendukung guna tercapainya tujuan tersebut. Selain itu bagaimana bisa membuat sekolah menjadi ajang kegiatan yang paling menyenangkan bagi siswa untuk berkarya, berkreasi dan mengembangkan diri.(Gordon.2003:338)

Agar suatu proses belajar mengajar dapat efektif, efisien dan menyenangkan, sehingga membuat siswa merasa nyaman untuk mencari dan memperoleh pengalaman belajar yang diharapkan, maka seorang guru harus mampu menggunakan berbagai macam metode, strategi pembelajaran. Selain dengan menggunakan berbagai macam metode dan strategi tersebut maka seorang pendidik harus mampu menggunakan berbagai macam media pembelajaran yang berguna untuk lebih mempercepat proses belajar mengajar berlangsung secara baik.(S Nasution.1999.43-44).

Proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan cepat dan efektif seperti yang diungkapkan oleh Tony Stockwell, maka peserta didik belajar dengan menggunakan seluruh  indra yang dimilikinya baik penglihatan, pendengaran, dan perasaan (Gordon.2003:298). Agar hal tersebut dapat dilakukan maka perlu dikembangkan suatu pengembangan pusat sumber belajar.

Pusat Sumber Belajar merupakan wahana yang memberikan fasilitas atau kemudahan proses belajar manusia (siswa, sekolah maupun warga masyarakat), yang dikelola dan dikembangkan untuk membantu meningkatkan efektititas, efisiensi, dan kualitas belajar manusia. (Abdul Gafur.2001:9).

Salah satu bentuk dari Pusat Sumber Belajar yang ingin kami kembangkan adalah Pengembangan Multimedia Center. Pengembangan Multimedai Center ini dikembangkan berdasarkan pengembangan pusata sumber belajar baik dalam fungsi secara pengelolaan maupun fungsi pengembangan itu sendiri. Adapun alasan kenapa mengembangan Pengembangan Multimedia Center adalah sebagai berikut :

1.      Kondisi Sekolah

a.    Analisis kondisi pendidikan saat ini

Penyelenggaraan pendidikan di SMPN 1 Wonosari selama ini telah dapat pengakuan dari masyarakat serta Pemerintah Daerah sendiri, namun keberhasilan tersebut sesungguhnya banyak dipengaruhi faktor internal dan factor eksternal sekolah itu sendiri.            Secara internal kegiatan ini berkisar pada proses Belajar Mengajar bagi guru, di SMPN 1 Wonosari ada 45 guru, yang belum memenuhi standart akademik ada 13 orang atau 28,8 % dan mereka akan pensiun awal dan akhir tahun 2007. Sedang yang lain 71,2 % telah memenuhi standart akademik serta mengajar sesuai dengan jurusan akademiknya. Sedangkan input murid setiap tahun menunjukkan jumlah pendaftar yang cukup banyak rata-rata di atas 270 dari 216 yang dibutuhkan. Nilai rata-rata masuk sebesar 23,53.            Selanjutnya tenaga Tata Usaha ada 13 orang dan 3 ( Tiga ) diantaranya masih tenaga honorer, yang berstatus PNS ada 4  orang yang akan memasuki masa pensiun yaitu diakhir tahun 2007. Gedung-gedung sebagai sarana dan prasarana pendidikan masih jauh dari sempurna karena bangunannya masih kuno belum pernah direhab, dan sekarang sudah ada maket/ master plan tetapi belum dapat terealisir karena keterbatasan dana.            Kebutuhan buku bagi peserta didik masih sangat terbatas pada hal idialnya setiap anak memiliki satu buku per mata pelajaran.            Manajemen sekolah menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah, yang dapat memberikan layanan secara terbuka, transparan dan akuntabel sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat pelanggan antara lain orang tua murid karena mereka merupakan stake holder sekaligus clientnya yang dapat memberikan kontribusi kepada sekolah yang tidak ternilai harganya.            Pembiayaan dan sumber daya sekolah sebenarnya Kabupaten Gunungkidul belum siap untuk melaksanakan otonomi daerah karena minimnya anggaran. Demikian juga kondisi SMP Negeri 1 Wonosari tentang dana masih relatif kecil maka penyelenggaraannya berkolaborasi antara iuran komite, dana dari APBD II serta dana-dana dari Pusat seperti dana SSN sangat diharapkan.            Kelulusan peserta didik setiap tahun menunjukkan peningkatan, dan yang cukup menggembirakan  bahwa lulusan dari SMP N 1 Wonosari dapat masuk ke SMA 1 Yogyakarta, SMA 3 Yogyakarta, SMA 8 Yogyakarta serta sebagian besar masuk SMA N 1 Wonosari yang sekarang membuka kelas akselerasi dan SNBI di bawah binaan SMA N 1 Yogyakarta.           

b.      Analisis Kondisi Pendidikan Masa DatanG

Pengembangan SMP Negeri 1 Wonosari ke depan diharapkan menjadi sekolah pusat keungulan oleh karena itu ada beberapa kualifikasi yang harus dipenuhi. Untuk itu maka perlu melibatkan semua unsur stake holder sekolah sehingga ke depan SMPN 1 Wonosari merupakan education profil yang ideal , maksudnya menjadi sekolah yang standart di Kabupaten Gunungkidul dalam hal: Pertama : memiliki standart kurikulum sekolah, maksudnya sekolah dapat melaksanakan, penyelenggaraan kurikulum seperti yang dilaksanakan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 22 tahun 2006 tentang standart isi.Kedua : SMPN 1 Wonosari ke depan dapat menyelenggarakan Kegiatan Mengajar secara efektif maksudnya guru  dapat melayani menjadi fasilitator ideal yaitu memiliki kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian serta memiliki kompetensi social dan yang lebih penting lagi bahwa guru SMP N 1 Wonosari wajib memiliki standart akademik minimal pendidikan sarjana atau Diploma empat.Ketiga : SMPN 1 Wonosari ke depan dapat memiliki standart pendidik dan tenaga kependidikan yang ideal maksudnya bahwa semua guru SMPN 1 Wonosari memiliki komitmen yang kuat, minimal dapat menjadi pendidik bagi peserta didiknya dengan indikator bahwa tingkah laku guru dapat dicontoh oleh para siswanya, dapat mencerdaskan peserta didiknya sehingga guru dapat membantu kedewasaan peserta didik baik dewasa jasmani maupun dewasa rokhaninya serta guru SMPN 1 Wonosari dapat menjadi pembimbing yang ideal bagi peserta didiknya. Tidak kalah pentingnya juga bagi para tenaga pendidik yaitu dengan jumlah yang cukup, memiliki tenaga laboratorium, tenaga pustakawan yang professional serta memiliki pendidikan serendah-rendahnya berpendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama atau sederajat.Keempat  : SMP N 1 Wonosari ke depan memiliki standar kelulusan yang ideal maksudnya dapt lulus di atas standar minimal serta memiliki pendidikan life skill/kecakapan hidup di masa datang dan memiliki mutu yang tinggi karena itu perlu ditingkatkan layanan intrakurikuler dan ekstrakurikulernya.Kelima  : SMPN 1 Wonosari kedepan diharapkan dapat memiliki standart fasilitas yang mencakup sarana KBM, memiliki laboratorium IPA, Bahasa, memiliki perpustakaan yang cukup, buku-buku yang bermutu, memiliki UKS serta tempat untuk bermain, sehingga perlu diwujutkan maket/master plan yang sekarang sedang dirancang.Keenam  : SMPN 1 Wonosari kedepan diharapkan memiliki standar pengelolaan atau menejemen yang harmonis, menghargai hak-hak warga sekolah, demokratis, empati di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah yang memiliki kepemimpinan yang pancasilais, terbuka, transparan, akuntabel berjiwa Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.Ketujuh  : SMPN 1 Wonosari ke depan dapat memiliki standar pembiayaan yang ideal artinya memiliki biaya pendidikan yang cukup untuk KBM, dapat meningkatkan kesejahteraan secara proporsional, termasuk di dalamnya dalam pengelolaan biaya kegiatannya, karena itu biaya pendidikan menjadi tanggung jawab pemerintah, orang tua murid serta dunia usaha atau pihak swasta.Kedelapan  : SMPN 1 Wonosari kedepan dapat memenuhi Standar Penilaian yang akurat. Penilaian ini merupakan bagian dari proses pendidikan. Penilaian yang baik adalah penilaian dari hasil pelaksanaan program maka penilaian ini akan bermanfaat bagi guru untuk mengetahui sejauhmana materi pembelajaran dapat diserap oleh siswa, penilaian ini juga bermanfaat bagi siswa untuk mengetahui kecakapannya. Penilaian yang diharapkan di sini adalah penilaian obyektif dan demokratis maksudnya penilaian yang sesuai dengan prosedur dan normanya serta penilaian tanpa membeda-mbedakan latar belakang peserta didik.

 

2.      Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan yang dimiliki oleh SMP Negeri 1 Wonosari, dipandang dari segi sarana, prasarana dan tenaga pengajar adalah :

a.       SMP N 1 Wonosari memiliki laboratorium Bahasa

b.      SMP N 1 Wonosari memiliki laboratorium komputer dengan 40 unit komputer, yang akan dikembangkan pada tahun depan dengan membuka jurusan multimedia dan jaringan operasional komputer.

c.       Jumlah tenaga pengajar yang berjumlah 190 – an orang , yang berlatar belakang pendidikan berbeda-beda (D3, S1, S2), merupakan suatu potensi yang sangat baik.

Kelemahan yang dimiliki saat ini adalah :

a.       Fasilitas yang dimilik belum digunakan dengan maksimal terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan media dalam proses belajar mengajar.

b.      Sebagian besar guru merupakan produk lama, sekitar lebih dari 70 % guru tidak menguasai penggunaan komputer.

c.       Program-program yang digunakan dalam pembelajaran dilaboratorium komputer dan bahasa merupakan produksi luar sehingga ketika terjadi kerusakan pada media yang digunakan proses belajar mengajar dengan media tersebut terganggu.

 

3.      Kegiatan yang akan dilakukan

Dengan memperhatikan kelebihan dan kelemahan tersebut serta analisis kebutuhan dimana sekarang penggunaan dan pemakaian produk teknoloogi informasi sudah sedemikian pesat pada setiap proses kegiatan masyarakat baik dari bisnis, entertainment, perusahaan, serta dunia pendidikan, maka kami berusaha merencanakan suatu Pengembangan Multimedia Center yang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih kepada peserta didik sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang dapat lebih meningkatkan potensi dan kompetensi mereka sehingga dapat bersaing dalam dunia kerja. Adapun langkah-langkah yang kami lakukan sehubungan dengan pendirian Pengembangan Multimedia Center adalah sebagai berikut :

a.       Persiapan perencanaan yang meliputi identifikasi kebutuhan, bentuk organisasi, dan perencanaan pelaksanaan kegiatan.

b.      Mempersiapkan tenaga-tenaga ahli yang siap ditempatkan di Pengembangan Multimedia Center (PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER)

c.       Menentukan fokus garapan dari Pengembangan Multimedia Center

d.      Mempersiapkan berbagai macam kebutuhan sarana dan prasarana

e.       Mempersiapkan rancangan proposal, sumber pendanaan dan susunan organisasi

f.        Pelaksanaan kegiatan dengan terlebih dahulu mempersiapkan ruang, penempatan berbagai perlengkapan ATK,

g.       Membuat instrument-intrumen analisis kebutuhan instruksional, implementasi, dan evaluasi.

Pengembangan Multimedia Center memiliki berbagai macam fungsi, antara lain :

1.  Fungsi Pengembangan Sistem Instruksional

Fungsi ini mencakup beberapa kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan, pengembangan, implementasi dan evalusai program Multimedia yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. Fungsi ini meliputi:

§      Perencanaun kurikulum;

§      Identifikasi pilihan program instruksional;

§      Seleksi peralatan, dan bahan;

§      Perkiraan biaya;

§      Penataran tentang pengembangan sistem instruksional bagi staf pengajar;

§      Perencanaan program;

§      Prosedur evaluasi;

§      Revisi program.

 

2.      Fungsi Pelayanan Media

Fungsi ini berhubungan dengan pembuatan rencana program media dan pelayanan pendukung yang dibutuhkan oleh staf pengajar dan pelajar, meliputi:

§         Sistem penggunaan media untuk kelompok besar,

§         Sistem penggunaan media untuk kelompok kecil,

§         Fasilitas dan program belajar sendiri,

§         Pelayanan perpustakaan media/bahan pengajaran,

§         Pelayanan pemeliharaan dan penyampaian,

§         Pelayanan pembelian bahan-bahan dan peralatan.

3.      Fungsi Produksi

Fungsi ini berhubungan dengan penyediaan materi atau bahan instruksional yang tidak dapat diperoleh melalui sumber kornersial. Fungsi ini meliputi:

§         Penyiapan karya seni asli (original artwork) untuk tujuan instruksional;

§         Produksi transparansi untuk OHP;

§         Produksi fotografi (slide, filmstrip, dan lain-lain);

§         Pelayanan reproduksi fotografi;

§         Pemrograman, pengeditan, dan reproduksi rekaman pita suara;

§         Pemrograman, pemeliharaan, dan pengembangan sistem televisi di kampus.

§         Pemrograman, pemeliharaan, dan pengembangan system pembelajaran berbasis komputer.

4.      Fungsi Administratif

Fungsi ini berhubungan dengan cara-cara bagaimana tujuan dan prioritas program dapat tercapai. Fungsi ini berhubungan dengan semua segi program yang dilaksanakan dan akan melibatkan semua staf dan pemakai di dalam cara-cara yang cocok. Fungsi ini meliputi beberapa kegiatan sebagai berikut:

§      Supervisi personalia untuk media;

§      Pengembangan koleksi media untuk program pengajaran;

§      Pengembangan spesifikasi pendidikan untuk fasilitas baru;

§      Pengembangan sistem penyampaian;

§      Pemeliharaan kelangsungan pelayanan produksi baban pembelajaran;

§      Penyediaan pelayanan untuk pemeliharaan bahan, peralatan, dan fasilitas.

C.     TUJUAN

1.       Menambah sumber bahan ajar

Dengan pengembangan multimedia pembelajaran maka diharapkan akan dapat menambah sumber ajar yang dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam rangka proses belajar mengajar, sekaligus untuk memberi wawasan kepada siswa tentang penerapan teknologi dalam pembelajaran.

2.       Memberikan kontribusi kepada guru mata pelajaran

Hasil dari PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER ini akan digunakan oleh guru untuk melaksanakan proses belajar mengajar, baik dari guru SMP N 1 Wonosari, maupun diluar guru SMP N 1 Wonosari yang mau bekerja sama memanfaatkan produk PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER.

3.       Melengkapi sarana dan prasarana

Dengan adanya PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER maka sarana dan prasarana yang ada di SMP N 1 Wonosari semakin bertambah, hal ini sekaligus sebagai pemacu untuk selalu melakukan pembaharuan teknologi yang digunakan untuk meningkatkan pengetahauan dan pengalaman belajar siswa sehingga pada akhirnya mampu mengingkatkan kualitas lulusan menjadi lebih baik lagi.

 D.     SASARAN

1.       Guru

Sasaran utama dari pendirian PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER ini adalah Guru, Artinya pengguna produk dari PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER ini adalah guru yang dapat memakai fasilitas dari PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER yaitu pemakaian produk untuk proses pembelajaran baik pembelajaran di kelas, di laboratorium, di ruang gambar, maupun di bengkel kerja.

2.       Siswa

Siswa dalam kaitannya dengan PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER adalah sebagai obyek sekaligus sebagai subyek pengembangan berbagai produk multimedia pembelajaran, yang akan digunakan untuk lebih meningkatkan efisiensi dan efektifitas siswa dalam memperoleh pengalaman belajar yang dapat meningkatkan kompetensi dan skill siswa secara lebih kompleks.

3.       Sosial kemasyarakatan

Produk hasil dari perencanaan dan pengembangan multimedia dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas dengan membeli produk tersebut dan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang dilakukan oleh masyarakat secara umum, maupun instansi-instansi lain.

 E.     JENIS KEGIATAN

1.       Pelayanan media

Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari keberadaan Pengembangan Multimedia Center.

2.       Produksi media pembelajaran

Kegiatan difokuskan pada penciptaan berbagai bentuk media sebagai sarana pembantu dalam proses belajar mengajar.  Khususnya multimedia pembelajaran.

3.       Pelatihan di bidang media pembelajaran

Pembelajaran merupakan hal terpenting untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, Pelatihan yang dimaksud disini adalah pelatihan bagi guru-guru yang akan menggunakan produk PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER, tetutama pelatihan penggunaan alat-alat berbasis komputer, pelatihan pemakaian aplikasi komputer yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

4.       Pusat studi berbasis media

Selain ketiga kegiatan di atas, PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CENTER ini digunakan sebagai pusat berbagai kajian atau studi yang memanfaatkan media pembelajaran dalam proses belajar mengajarnya.

 F.      SARANA DAN PRASARANA

Untuk menunjang kelangsungan semua kegiatan di pusat pengembagnan multimedia pembelajaran tersebut maka fasilitas yang disediakan adalah:

1.       Gedung

2.       Perangkat komputer

3.       Laptop

4.       LCD

5.       Scan

6.       Printer

7.       Kamera digital

8.       Peralatan Audio

9.       Handycam

10.   Atk

 G.    PENUTUPDemikian proposal ini kami susun dengan harapan semoga mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak sehingga seluruh program yang tercantum dalam proposal ini dapat terealisasi dengan baik yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan mutu pengajaran dan kualitas pemahaman peserta didik khususnya di lingkungan SMP N 1 Wonosari sebagaimana yang kita-cita-citakan bersama.    

026_20402017_i-school_sukimin.doc

1 Komentar

Filed under Artikel

One response to “Pengembangan Multimedia Center

  1. amartya

    minta tolong sampaikan ibu sri wahyuni(idex) guru geografi, dari sahabat lama. saya mau minta no hp. Trrims.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s